Tak Hanya Milik Kartini


Bulan April selalu tampil lain daripada biasanya. Di tanggal 21 kaum hawa ramai-ramai mengenakan kain kebaya dan sanggul. Berbagai seremoni tersaji di setiap pelosok tempat. Suasana perkantoran, instansi pemerintahan, swasta hingga organisasi kemasyarakatan berlomba mengadakan berbagai kegiatan untuk memperingati hari Kartini. Siapa tak kenal Kartini?

Hampir semua anak bangsa menjadikan sosok Kartini sebagai satu-satunya tokoh pergerakan perempuan di Indonesia. Sosoknya menjadi ikon kemajuan perempuan Indonesia. Lalu pernahkah kita bertanya: “Kenapa harus Kartini yang menjadi ikon?”

Anak-anak bangsa, saya yakin, jarang atau bahkan tak pernah mendengar nama Malahayati. Padahal ia adalah laksamana perempuan pertama di dunia, bukan hanya di Indonesia. Perempuan asal Aceh ini memimpin armada perang Kesultanan Aceh di Selat Malaka. Namanya bahkan ditakuti armada laut Portugis, Belanda dan Inggris. Sebab Malahayati-lah yang berhasil membunuh Cornelis de Houtman pada tahun 1599. Cornelis de Houtman adalah orang pertama yang menancapkan imperialisme di tanah Nusantara ini.
Tanah rencong, Aceh, telah begitu banyak menelurkan perempuan-perempuan hebat. Tercatat nama-nama agung mujahidah Aceh seperti Cut Nyak Dien, Cut Nyak Meutia, Teungku Fakinah, Pocut Meurah Intan, Pocut Baren dan Cutpo Fathimah. Dengan berani mereka melenggang ke ranah publik, di saat kebanyakan perempuan Indonesia terkurung dalam sektor domestik. Mereka menjadikan bagian dari kehidupan mereka sebagai jihad fie sabilillah dalam rangka mengusir kaum penjajah.

Selain perempuan-perempuan Aceh itu ada nama-nama lain sepert Dewi Sartika dari Bandung, Rohana Kudus dari Sumatera Barat, dan Siti Aisyah Wa Tenriolle dari Sulawesi Selatan. Mereka semua adalah perempuan-perempuan yang maju di zamannya dan telah berkontribusi nyata.
Rohana Kudus misalnya, ia selangkah lebih maju ketimbang Kartini. Ia tak hanya melemparkan wacana mengenai sekolah khusus perempuan, akan tetapi ia sudah mewujudkannya dalam bentuk nyata yakni Sekolah Kerajinan Amal Setia di tahun 1911. Dan ia merealisasikannya pada usianya yang masih 27 tahun. Sementara sekolah Kartini baru didirikan 11 tahun setelah wafatnya yakni di tahun 1915.

Lain lagi dengan Dewi Sartika, perempuan asal Bandung ini berhasil mendirikan Sakola Kautamaan Istri (Sekolah Keutamaan Perempuan) di tahun 1904, tahun di mana wafatnya Kartini. Sekolah ini adalah sekolah perempuan pertama di Hindia Belanda.

Sementara Siti Aisyah Wa Tenriolle dari Sulawesi Selatan adalah Ratu dari kerajaan Tannete. Ia adalah Ratu terlama di Indonesia (1855-1910). Selain itu ia juga berhasil menyelamatkan warisan budaya dunia  I La Galigo, suatu epos terpanjang di dunia. I La Galigo adalah suatu sajak maha besar, mencakup lebih dari 6.000 halaman folio.

Kebanyakan dari tokoh pergerakan perempuan Indonesia adalah muslimah taat. Perjuangan mereka dilandasi niat jihad fie sabilillah dalam rangka mengusir penjajah. Sayangnya, sejarah nasional tidak mencatatkan nama mereka dengan tinta emas, sebagaimana yang diperoleh oleh Kartini. Mereka pun tidak tampil dalam buku-buku pelajaran sekolah.

Sebagaimana yang tertulis dalam buku karya Artawijaya, di awal tahun 1900-an, ada sekitar 70.000 orang Eropa di Jawa. Sebagian besar dari mereka adalah wakil-wakil urusan keuangan dan pegawai sipil Eropa. Hindia Belanda era itu, masih berstatus tanah jajahan. Karena itu partai-partai berkuasa di Belanda, juga memainkan peran penting di Hindia Belanda.

Di tanah Jawa juga saat itu tumbuh subur kelompok humanis Eropa. Kelompok-kelompok ini aktif membidik warga pribumi. Salah satu kelompok humanis itu adalah Gerakan Politik Etis, yaitu gerakan politik kolonialis yang mengusung kebijakan asimilasi, unifikasi, dan asosiasi terhadap masyarakat pribumi.

Asosiasi dan asimilasi diartikan sebagai kebijakan mencampur dan mengganti kebudayaan Indonesia oleh kebudayaan negara Induk/Belanda, melalui pemerintahan, pendidikan dan sistem hukum. Sedangkan unifikasi adalah penyatuan seluruh sistem yang berkembang dalam masyarakat pribumi dan sistem kolonial.

Mereka yang tergabung dalam Gerakan Politik Etis inilah yang banyak berinteraksi dengan Kartini, seperti tercermin dalam surat-suratnya. Di antaranya adalah J.H Abendanon dan istrinya, seorang humanis yang direkomendasikan oleh Snouck Hurgronje.
Umat Islam khususnya yang di Aceh tentu paham betul siapa Snouck Hurgronje dan apa kepentingannya. Misinya jelas memecah belah kekuatan Islam. Dari sini saja sudah terlihat pola yang hendak diusungnya.

Dengan dukungan kaum humanis Eropa inilah nama Kartini mulai besar. Ia jadi ikon perempuan dengan pemikiran modern di Indonesia, dan serta merta mengubur keberhasilan perempuan Indonesia lainnya. Bahkan dalam bukunya, Artawijaya telah mengurai begitu panjang lebar mengenai keterkaitan Kartini dengan paham theosofi.

Mengenai akhir hidupnya pun, banyak ragam versi yang beredar. Ada versi yang menyatakan bahwa Kartini kembali ke pemahaman Islam yang murni, tanpa embel-embel paham theosofi. Ia dikatakan pernah berguru kepada seorang ulama.
Sayangnya versi yang satu ini agak lemah. Sebab Kartini tidak pernah membuat pernyataan untuk mengoreksi pemahaman-pemahaman sebelumnya yang dianggap sejalan dengan paham theosofi yang juga diusung humanis-humanis Eropa. Tentu saja kita berharap Kartini mengakhiri hidupnya dengan khusnul khatimah.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada seorang Kartini, senada dengan Widi Astuti, pemerhati sejarah pergerakan perempuan Indonesia, dalam artikelnya, rasa-rasanya saya lebih setuju jika kata-kata “Hari Perempuan Indonesia” yang dikedepankan ketimbang sekedar “Hari Kartini”. Lebih adil. Sebab perempuan-perempuan Indonesia yang maju tak hanya milik Kartini seorang. []
Oleh: Iman Adipurnama
sumber : islampos

Pra Munaqosah Tahsin Al-Quran, Evaluasi Pelaksanaan Tahsin di Yayasan Al-Muhajirin

Kemampuan membaca Al-Quran dengan tartil menjadi salah satu kunci memahami dan mengamalkan Agama Islam secara kaffah. Membekali para siswa yang kelak akan menjadi penerus perjuangan islam dan penerus para pemimpin bangsa yang memiliki pemahaman dan pengamalan agama dengan baik sangat diperlukan, dengan menjadikan Al-Quran sebagai pedomannya.

Untuk mengevaluasi kemampuan dan pemahaman baca Al-Quran yayasan Al-Muhajirin mengadakan Pra Munaqosah (Ujian) tahsin Al-Quran dengan metode UMMI yang dilakukan berkat kerjasama Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta dengan UMMI Foundation.

Sebanyak lima penguji ditugaskan untuk mengevaluasi kemampuan tahsin Al-Quran para siswa tingkat SLTP di Yayasan Al-Muhajirin yang meliputi kampus 1, 2 dan 3. Para penguji tersebut terdiri dari Ust. Samidi (UMMI Foundation Surabaya), Ust Jujun Junaedi (UMMI Foundation Cab. Bandung) Ust Munir Shoimudin, Ust Oman dan Ust Masruri (Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta).

Pelaksanaan Pra Munaqosah ini dilakukan selama 2 hari secara marathon, diawali 10 April 2015 pagi sampai siang dikampus 3, dilanjutkan pada pukul 15.00 di kampus 2 dan Malam hari ba'da magrib sampai malam Asrama Putra kampus 1, Selanjutnya ujian dilanjutkan 11  April 2015 dengan agenda munaqosah santri asrama putri.

Pelaksanaan pra munaqosah ini dimaksudkan untuk mengevaluasi proses pembelajaran tahsin Al-Quran yang diselenggarakan pada masing-masing unit dilingkungan Al-Muhajirin. ABG2








Pengumuman Tes PPDB SMP Fullday Al-Muhajirin 2015 - 2016 Gelombang 01

Purwakarta, 31 Maret 2015. Berikut ini merupakan nama-nama Peserta Tes Penerimaan Siswa Baru (PPDB) SMP Fullday Al-Muhajirin Gelombang 01 yang dinyatakan LULUS dan berhak mengikuti tahap selanjutnya untuk menjadi Siswa SMP Fullday Al-Muhajirin tahun ajaran 2015 - 2016.

Peserta yang dinyatakan lulus PPDB Gelombang 01 dapat mengambil surat kelulusan di Sekretariat Pendaftaran PPDB SMP Fullday Al-Muhajirin untuk selanjutnya melakukan registrasi ke bagian keuangan Yayasan Al-Muhajirin (BMT) dan menandatangani surat pernyataan yang telah disiapkan panitia PPDB selambat-lambatnya tanggal 11 April 2015.

NO NAMA CALON SISWA ASAL SEKOLAH NO TES
1 AFFIQA KURAESIN SUKMAWAN SDN MUNJUL 4 1516-SB025
2 AHMAD RIFA'I OKTAFINADI SDIT MENARA KUWAIT 1516-SB008
3 ALIFIA ATHALLAH NURFADILLAH SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB018
4 ALYA DINATI FITHRIYAH SDIT AL-BINA 1516-SB029
5 ALYA SHAFADILLA SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB019
6 AMALIA FIKRI AINI SDN 12 CISEUREUH 1516-SB032
7 ANDREA AZZHARY SDN 1 NAGRI KIDUL 1516-SB034
8 ANNE OKTAVIANTI S SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB021
9 ASHILA NAJWA SD TAMHAR 1516-SB013
10 AZARINE CYRILLA N SDN 12 CISEUREUH 1516-SB009
11 DAFFA RIVALDI SDN 13 CISEUREUH 1516-SB001
12 FARAS ZAHRA FAJRIYANINGSIH SDN 1 CIWANGI 1516-SB005
13 FASHA TIFFANY DUNGGIO SDS HANG TUAH 1 1516-SB002
14 FATHIYA RUZAINA SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB036
15 FATHONAH FATHUR ROYYAN SDN 12 CISEUREUH 1516-SB011
16 MUHAMMAD SHEVA AKBAR FEBRIAN SDN 5 CISEUREUH 1516-SB035
17 NAILA ZALVA AZZAHRA SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB038
18 NANDA DARIN WIMALA SDN 12 CISEUREUH 1516-SB033
19 NANDIKA BRAMANTYA WIBISANA SDN 8 CISEUREUH 1516-SB007
20 NASHWA RANA HAMIDAH SDN 1 MULYAMEKAR 1516-SB004
21 NURLATIFA SYABANI YUSUF SDIT AL-BINA 1516-SB028
22 PUPUT PUTRI NURSANTOSO SDN 1 CIPAISAN 1516-SB006
23 RAHMAWATI HASAN SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB020
24 RIFKI MAULANA RAIHAN SDN 3 NAGRI KALER 1516-SB024
25 RISSA IMARA MAHARANI SDIT AL-GHOZALI 1516-SB023
26 RIVAL XAVIER RAHMAN SDN 12 CISEUREUH 1516-SB010
27 SYIFAA ALYA HERMAWAN SDIT AL-BINA 1516-SB014
28 UMAR HANIF FADHILAH SDIT AL-BINA 1516-SB026
29 VALLENESIA DINAR SASHI K SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB017
30 ZDIKRI MUNAWWAR RIDHO SDIT AL-BINA 1516-SB022
31 M. ROBBY AFRIANSYAH SDIT MENARA KUWAIT 1516-SB137
32 ADRIAN NAZHIF AKBAR SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB098
33 ADRIAN SUTISNA EFFENDI SDN1 NAGRI KIDUL 1516-SB076
34 ALVIAN ROSYADA ALHIKAM SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB070
35 ANLIA ANNIS SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB069
36 ANNIDA AISYAH NOOR A SDN 4 MUNJULJAYA 1516-SB046
37 ARUL FACHROZI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB054
38 BAGASKARA DUTA PAMUNGKAS SDN 12 CISEUREUH 1516-SB055
39 CUT SHAFIA HASAN SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB059
40 FAIRUZ RAUDHATUZ Z SDN 10 CISEUREUH 1516-SB043
41 GHEVIRA ZAHIRA SHOFA SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB057
42 HELVIRA MAHARANI TRESNADI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB039
43 JIHAN LUTHFITAH MARWA SDN 10 CISEUREUH 1516-SB056
44 KHILDA TSANI LATIFAH SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB073
45 M. RIZKY YULIANTO SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB071
46 MUHAMMAD BAGAS HIDAYATULLOH SDN 5 CISEUREUH 1516-SB047
47 NAFISAH BALQIS SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB066
48 NAUFAL AZHAR HERMAWAN SDN 1 CIWANGI 1516-SB045
49 NAZWA SABIL FAUZIAH SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB053
50 NURUL AULIA PUTRI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB061
51 NURUL NIDA F SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB064
52 RAHMA ASTRIANTI SDN 12 CISEUREUH 1516-SB052
53 RAIHAN BANI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB068
54 RAZANAH HUSNA M SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB065
55 REVANDI FIQRI HUZAENI SDN 20 NAGRIKALER 1516-SB058
56 REVINA DIVA ASSAHITYA SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB050
57 SAFA AYU DAMAYANTI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB048
58 SALSABILA PUTRI ANJANI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB049
59 SERLI OKTAFIANA SDN CIWANGI 1516-SB072
60 TENI IRAWATI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB062
61 THALITHA SAHDA CAHYADEWI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB041
62 WIDI SYAWALI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB040
63 ZULFAN RIZQY. R SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB067
64 ADILA M KARIMAH SDIT AL-BINA 1516-SB112
65 AENI SYAFAAH SDN 13 CISEUREUH 1516-SB121
66 AKMAL DWIKI WIJAYA SDN 1 WADUNGGETAS KLATEN 1516-SB060
67 ALDIYAN PUTRA HILMANSYAH SDN 2 SUKAJAYA 1516-SB105
68 ATKAYA HESTI PAWENING SDIT AL-BINA 1516-SB102
69 BAYU CIPTA KIRANA SDS HANG TUAH 1 1516-SB003
70 CHINTYA PUTRI AZZAHRA SDN 1 CIGELAM 1516-SB081
71 DEVI HENDIANTY SDN2 PURWAMEKAR 1516-SB083
72 DINO ADITYA SDN 3 TEGAL MUNJUL 1516-SB082
73 DOSE WISNU PRATAMA SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB087
74 DZULFA NUR FIRDAUS SDN 6 NAGRI KALER 1516-SB103
75 FAIHA ATSAA SUKENDAR SDN 1 SINDANGKASIH 1516-SB084
76 FATHINA KHANSA HUWAIDA SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB097
77 FAUZIAH RAMADHAN SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB085
78 IBNU SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB012
79 M. SYAHRUL RAMADHAN SDN SINDANGKASIH 1516-SB089
80 MAYDIANI SITI AZZAHRA SDN CISEUREUH 11 1516-SB090
81 MUHAMAD RAFLI NIZAR SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB091
82 MUHAMAD RIFQI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB086
83 MUHAMMAD IQBAL SDIT AL-BINA 1516-SB095
84 MUHAMMAD ISRO' FAJAR SDN 12 CISEUREUH 1516-SB078
85 MUHAMMAD MARSHAL MAREZKA SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB106
86 NASHA DWI NAYYARA SDN 10 CISEUREUH 1516-SB104
87 QANITA KHOERUNNISA SDN MANGGAH 1516-SB079
88 RIZKI RAMADHAN SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB088
89 SELASIH MARGI K SDIT AL-BINA 1516-SB016
90 SEPTI PUTRI ISMAWATI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB101
91 SUCI AULIA DIAULHAQ SDN 10 CISEUREUH 1516-SB096
92 TEGAR ISYFAHANI RADHIL SDI NURUL HUDA 1516-SB094
93 UCI VALEMBARA SDN 10 CISEUREUH 1516-SB093
94 VANIA FACHREYNA MORHABAN SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB092
95 VIRA AYU PRASETIAWATI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB051
96 WALID MUHAMAD SDN 4 SINGAWINATA 1516-SB107
97 YULIANA WULANSARI KUSUMAH SDN 5 TEGAL MUNJUL 1516-SB080
98 ALISHA HASINA NAFIS SD TUNAS BUKIT INDAH 1516-SB109
99 ALWAN DARIS SDN CIKOPO 4 1516-SB115
100 AUFA ADI PRASETYA SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB127
101 BAHARUDIN PERDANA R SDN 10 CISEUREUH 1516-SB133
102 DENI FAHRIZAL SDN 1 CIPEDES 1516-SB122
103 DIAZ ALIF YF SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB123
104 DIMAS BAGUS SATRIO SDN CAMPAKA 1516-SB114
105 FAKHRI MUAWAR ALFARIQ SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB138
106 FARHAN ARDIANTO SDN 6 NAGRI KALER 1516-SB113
107 FAUZIA FIKRI KIRANA SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB111
108 GHINA ALYA YUSRIYYAH SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB116
109 HAFIDZ FITRA RAMDHANI SDN 1 SINDANGKASIH 1516-SB099
110 KAUTSAR RAMDHANI ARDIANSYAH SDN 2 CAMPAKA 1516-SB125
111 KHAIRUL AQROM ARIFIFN SDN 3 CIJUNTI 1516-SB044
112 KHALISA NABILA DJATI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB129
113 KHARISMA ASRI AULIA SDN 1 PURWAMEKAR 1516-SB119
114 M AKMAL RIZAL SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB074
115 M. AZHAR ALI WIBOWO SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB075
116 M. FEBRIAN SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB136
117 M. LUTHFI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB100
118 MUHAMMAD LUTHFI SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB130
119 MUHAMMAD MALIK FIRDAUS SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB120
120 MUHAMMAD RAFFAN AZIZ SDN 1 NAGRIKIDUL 1516-SB124
121 MUHAMMAD RENANDRA SYAHPUTRA SDP 1 AL-MUHAJIRIN 1516-SB126
122 RACHMAN FAIZ MAULANA SDN 12 CISEUREUH 1516-SB132
123 RAEHAN FAHREZI FAWAZ R SDIT AL-BINA 1516-SB131
124 SALVA RAHMADANIA K SDN 4 NAGRI KALER 1516-SB108
125 SUMAIA SDN 4 CISEUREUH 1516-SB128
126 SYIHAD RAMADHANA A. SDN BUANA MEKAR CIPEUNDEUY 1516-SB118
127 UMARA MAYUDA S. SD LIGARMANAH 1516-SB117

Foto: Tes PPDB SMP Fullday Al-Muhajirin 2015-2016 Gelombang 01

Tes Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2015-2016 telah selesai digelar. Sabtu, 28 Maret 2015. Calon siswa dites dalam dua sesi. Sesi pertama merupakan tes tulis dan lisan tentang pengetahuan umum dan keagamaan. Sedangkan sesi kedua merupakan sesi wawancara. Selain calon siswa, para orang tua juga sempat bertatap muka dengan para penguji dalam sesi wawancara. Penyamaan persepsi antara pihak sekolah dan orang tua merupakan bahasan pokok dalam wawancara tersebut.

Tes Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Fullday Al-Muhajirin 2015-2016 diikuti 137 peserta yang berasal dari berbagai SD baik negeri maupun swasta yang ada di sekitar Purwakarta dan luar kota. berikut foto-foto selama kegiatan tersebut. Pengumuman Gelombang 01 akan diumumkan Selasa, 31 Maret 2015.

Para orang tua melakukan konfirmasi pendaftaran

Tes bacaan Al-Quran

Tausiah dari pimpinan Ponpes Al-Muhajirin




Orang tua sedang mengisi angket



Tes PPDB SMP Fullday Al-Muhajirin Gelombang 01 dikuti 137 Peserta

Deretan kendaraan Orang Tua Calon Peserta Didik Baru tampak berjejer rapi di halaman parkir SMP Fullday Al-Muhajirin. Tepat Sabtu, 28 Maret 2015 tes seleksi masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Fullday Al-Muhajirin gelombang 1.

Dalam tes tersebut tercatat seabanyak 137 Calon siswa telah mendaftarkan diri sebagai Peserta Didik Baru tahun pelajaran 2015/2016. Asal calon siswa tersebut berasal dari berbagai SD  baik swasta maupun negri dikawasan Purwakarta dan sekitarnya. Dalam tes tersebut quota yang dipersiapkan hanya 136  siswa yang dibagi kedalam kategori putra dan putri  masing-masing 68 Putra dan 68 Putri yang akan dibagi menjadi 4 kelas.

Dalam tes PPDB tersebut selain menguji kemampuan akademik calon siswa, panitia juga melakukan tes wawancara untuk mengetahui kesiapan belajar calon siswa dan kesiapan orang tua terhadap program-program yang ditawarkan oleh sekolah.

Hasil tes sendiri rencananya akan diumumkan  melalui website: www.smpalamuhajirin.com dan SMS Center Sekolah pada hari Selasa 31 Maret 2015. Sementara orangtua tetap diharuskan kesekolah untuk mengambil surat kelulusan.
ABG2   

Foto: Grand Field Trip 2015 (Pabrik Yakult)

Kamis, 26 Maret 2015 pukul 05:30 WIB parkiran SMP Fullday Al-Muhajirin tak biasanya. Telah berjejer lima unit bis pariwisata. Para siswa ditemani orang tua sebagian tampak telah hadir. Rupanya hari itu merupakan hari studi lapangan atau yang para siswa lebih kenal dengan istilah Grand Field Trip.

Grand Field Trip merupakan kegiatan tahunan SMP Fullday Al-Muhajirin. Pesertanya adalah Siswa SMP Fullday Al-Muhajirin kelas 7 dan 8. Untuk tahun ini lokasi yang dipilih sebagai tujuan adalah PT. Yakult Indonesia Persada, Sukabumi.

Berikut foto-foto yang berhasil diabadikan selama kegiatan tersebut. @asylumian


Pimpinan Ponpes Al-Muhajirin memimpin doa sebelum keberangkatan
Kepala sekolah dan keluarga
Siswa melewati beranda PT. Yakult Indonesia Persada
Siswa melintasi area pembibitan bakteri
 
Penyerahan plakat dari kepala sekolah kepada pihak Yakult
Beli oleh-oleh untuk orang rumah

Bonus:



Seputar SMP Fullday

Islam Pos

Galeri Foto

Pengumuman

Total Kunjungan

Alamat Kampus

Jalan Ipik Gandamanah No. 33
Ciseureuh - Purwakarta
smpalmuhajirin@outlook.com
0264 - 8227910

Copyright © SMP Fullday Al-Muhajirin | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Edited by Fauzi Ahmad