Umar bin Khattab Mengembalikan Makanan Lezat Itu

KRISIS itu masih melanda Madinah. Korban sudah banyak berjatuhan. Jumlah orang-orang miskin terus bertambah. Khalifah Umar Bin Khatab yang merasa paling bertanggung jawab terhadap musibah itu, memerintahkan menyembelih hewan ternak untuk dibagi-bagikan pada penduduk.
Ketika tiba waktu makan, para petugas memilihkan untuk Umar bagian yang menjadi kegemarannya: punuk dan hati unta. Ini merupakan kegemaran Umar sebelum masuk islam.
“Dari mana ini?” tanya Umar.
“Dari hewan yang baru disembelih hari ini,” jawab mereka.
“Tidak! Tidak!” kata Umar seraya menjauhkan hidangan lezat itu dari hadapannya. “Aku akan menjadi pemimpin paling buruk seandainya aku memakan daging lezat ini dan meninggalkan tulang-tulangnya untuk rakyat.”
Kemudian Umar menuruh salah seorang sahabatnya, “Angkatlah makanan ini, dan ambilkan aku roti dan minyak biasa!”
Beberapa saat kemudian, Umar menyantap yang dimintanya. [Sumber: ar-Rijal Haular Rasul/Khalid Muhammad Khalid]

Tiga Ribu Santri Al-Muhajirin Semarakkan Pawai Muharam 1436 H

Pergantian tahun Baru identik dengan hura-hura dan pesta pora, sehingga gema tahun baru begitu dikenal bukan hanya bagi orang dewasa namun anak-anakpun kenal dengan peristiwa menyambut tahun baru, gegap gempita tahun baru juga ditingkahi oleh publikasi besar-besaran oleh media massa baik cetak maupun elektronik dengan menyajikan berbagai tayangan dan paket acara spesial tahun baru. Selain media yang begitu masif mensyaiarkan pergantian tahun, kalangan pengusaha dan para pelaku bisnis tidak mau ketinggalan dengan menggelar berbagai diskon besar-besaran dan ucapan selamat tahun baru yang tersebar dijalan-jalan umum dan berabagai penjuru kota.

Namun sangat kontradiktif dengan pergantian tahun baru hijriyah yang notabene menjadi tahun baru bagi mayoritas penduduk Indonesia. Kurangnya publikasi menjadikan tahun ini asing bahkan tidak sedikit umat islam yang tidak mengetahui Urgensi Tahun Baru Hijriyah Bagi Umat Islam.

Sebagai bagian dari syiar,  Al-Muhajirin mengadakan syiar muharam berupa rangkaian acara yang diawali dengan kegiatan pawai dengan rute start dari empat tempat yang berbeda, yaitu Kampus Al-Muhajirin 1, Kampus UPI Purwakarta, Lapangan Sahate dan Gedung Dakwah serta finish dimasjid Agung, peserta kegiatan pawai tersebut melibatkan seluruh siswa dilingkungan yayasan Al-Muhajirin dari PAUD, TK, TPA, SD Plus 1 dan 2, SMP 1, 2 dan 3, MTs, SMA, MA dan STAI, total peserta yang hadir bersama guru pembimbing dan orangtua tak kurang dari 3000 peserta. Acara tersebut dimaksudkan  untuk mengingatkan bahwa ada peristiwa penggantian Tahun Baru Hijriyah kepada masyarakat dan siswa. Dalam acara pawai   tersebut selain diikuti siswa-siswi yang semarak dengan membawa berbagai poster bertemakan tahun baru hijriyah, juga diikuti segenap guru dan staf dilingkunagan Yayasan Al-Muhajirin.

Selepas kegiatan pawai, acara  kegiatan lomba mewarnai untuk PAUD dan TK serta tabligh Akbar dengan narasumber dari Bait Quran Indonesia. Semua rangkaian tersebut diselenggarakan pada Sabtu, 1 Muharram 1436 H/26 Oktober 2014.
Selamat Tahun Baru Hijriyah 1436 H.

Siswa SMP Fullday ke Final Piala Dunia U12 Brazil 2014

Selamat Berjuang!!!
Ahludz Zikri Fikri Siswa Kelas 7, SMP Fullday Al-Muhajirin
yang akan berlaga pada Danone Nation Cup  Brazil 2014
Rio De Jainero 6-16 November 2014.

Kalimat diatas merupakan isi spanduk yang dipajang tepat digedung Baru SMP Fullday Al-Muhajirin, pasalnya salah seorang siswa SMP Fullday akan berlaga pada putaran final Piala Dunia Sepakbola U-12 yang akan digelar dinegri Samba Brasil. Menurut Jadwal, tim ASAD 313 yang menjadi klub Ahludz dan kawan-kawan terlebih adahulu akan bertolak ke Malang  25 Oktober 2014 untuk pemusatan latihan yang akan di arsiteki Jacson F Tiago dan baru pada 1 November tim akan terbang ke Brazil.

Sebelum Ahludz yang akan berlaga difinal piala Dunia U12, SMP Fullday dimana Ahludz bersekolah mengadakan acara pelepasan secara simbolis, sekaligus memberikan motivasi agar dalam perjuangan memebela tim merah putih dapat berhasil dengan raihan tertinggi. Selain memberikan motivasi acara pelepasan juga dimaksudkan untuk menularkan semangat juara dan kemenangan kepada semua siswa yang ada di SMP Fullday. Hadir dalam acara tersebut ketua Yayasan Al-Muhajirin Hj. Ifa Faizah Rahmah, M.Pd, beliau dengan penuh semangat dan kebanggan yang mendalam memberikan tausiyah sekaligus motivasi agar Ahludz tetap membawa identitas sebagai seorang muslim, dimana seorang muslim ketika berada diamanapun dan dalam posisi apapun pada hakikatnya membawa Risalah Rasulullaoh SAW yaitu akhlaqul karimah.

Sementara itu kepala sekolah SMP Fullday dalam sambutannya memberikan ucapan selamat berjuang sekaligus mengajak semua siswa yang turut hadir untuk bersama-sama bermental juara dan pemenang dengan disiplin dan kesungguhan. ABG2      

Kisah: Anggur Sang Penguasa

Suatu ketika Nuh bin Maryam, penguasa dan qodhi di wilayah Maru di Turkmenistan, hendak menikahkan putrinya yang cantik, cerdas, dan anggun. Maka berdatanganlah para pembesar dan putra-putra bangsawan melamarnya dengan menawarkan mas kawin yang banyak. Namun sang putri terlihat enggan menerima pinangan-pinangan itu.

Hal itu membuah sang Ayah bingung, dan ia pun tak mau memilihkan calon untuk putrinya, karena akan mengecewakan yang lainnya. Hingga suatu ketika ia menengok kebun anggurnya yang sejak 2 bulan lalu, dijaga oleh Mubarok seorang budak dari india.

Nuh berkata, "Hai Mubarok, ambilkan aku setangkai anggur!"

Lalu mubarok memberikan anggur tersebut, tapi ketika dimakan rasanya masam. Lalu Nuh meminta dipetikkan lagi, ternyata kembali dapat yang masam.

Nuh bertanya, "Subhanallah, sudah 2 bulan kau tinggal di kebun ini, tapi belum bisa mengerti juga mana anggur yang manis atau asam."
 
Mubarok menjawab, "Hamba belum pernah merasakannya tuan, jadi belum mengerti."
 
"Kenapa kau tidak mencobanya?" tanya Nuh.

Mubarok menjawab, "Karena tuan hanya menyuruh hamba mengurusnya, dan tidak menuruh memakannya, maka hamba tidak akan berkhianat." Rupanya Mubarok bukan sekedar seorang budak, namun seorang yang ahli ibadah dan taat pada Allah.

Singkat kisah Nuh menjodohkan Mubarok kepada Putrinya. Masya Allah, Sang putri cantik itu menerima sang budak jadi suaminya. sedangkan pangeran-pangeran tampan ia tinggalkan. Dan dari mereka lahirlah Abdullah bin Mubarok seorang Ulama Besar dikalangan Tabiin.

Sumber: kisahinspirasi.com

Foto: Pembagian Raport UTS Ganjil 2014 - 2015

Selasa, 21 Oktober 2014. Pukul 08.00 WIB. Orang tua siswa SMP Fullday Al-Muhajirin mulai terlihat memasuki Masjid Al-Madinah Kampus 2 Al-Muhajirin. Pasalnya, hari tersebut merupakan hari yang tertera dalam undangan sebagai hari pembagian raport UTS Ganjil Tahun Pelajaran 2014 - 2015.

Pembagian raport sebenarnya bukan merupakan kegiatan biasa dalam institusi sekolah. Tiga bulan sekali siswa diperlihatkan hasil belajarnya dalam tuangan raport. Namun yang membuat istimewa pembagian raport kali ini adalah formatnya yang terbilang baru karena menerapkan kurikulum KTSP tahun 2013.

Berikut kami tampilkan gambar-gambar selama kegiatan tersebut.


Ibu guru sedang menyiapkan raport


Beberapa orang tua yang tampak mengikuti penjelasan kepala sekolah










Beberapa orang tua membawa anak-anak dalam kegiatan pembagian raport
Kepala sekolah menyampaikan sambutan dan penjelasan tentang kurikulum 2013




Bapak dan ibu guru yang ikut hadir dalam sosialisasi kurikulum 2013
Tampak wakasek memperkenalkan guru-guru kepada orang tua
Salah satu orang tua yang sedang memerima raport

Seputar SMP Fullday

Islam Pos

Galeri Foto

Pengumuman

Total Kunjungan

Alamat Kampus

Jalan Ipik Gandamanah No. 33
Ciseureuh - Purwakarta
smpalmuhajirin@outlook.com
0264 - 8227910
Koma - Lima Waktu

Copyright © SMP Fullday Al-Muhajirin | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Edited by Fauzi Ahmad