Cerpen: Kasih Ibu

Oleh: Nandita AP (Kelas 8 Casablanca)

Pada tanggal 29 Februari 1987 terlahir seorang anak perempuan yang cantik yang bernama Febbry. Tetapi dia mempunyai kekurang, dia terlahir cacat tidak mempunyai kedua tangan. Dia sering menjadi bahan ejeken teman-temannya sejak ia masih kecil.

Bertahun-tahun  dia hanya bisa menangis setiap temen-temannya mengejeknya,. Ibunya selalu berkata “Sabar, Nak. Tuhan sedang mengujimu. Suatu saat nanti kamu akan dapatkan kebahagiaan yang kamu inginkan.” Febbry hanya bisa menangis meratapi kekurangannya.

Di umur Febrry yang ke-23 tahun dia mulai bosan dengan semua ejekan yang telah ia dengar. Ia mulai merasa kesal “KAPAN KEBAHAGIAAN ITU DATANG KEPADAKU. TUHAN TIDAK ADIL. MENGAPA  IA MEMBERI AKU TUBUH YANG CACAT SEPERTI INI?” Ibu Febbry mendengar perkataan Febrry dan ibunya berkata “Tuhan maha adil, Nak. Ibu yakin apa yang telah Ia berikan kepadamu pasti itu yang terbaik untukmu” Sambil menangis  Febbry berkata kepada ibunya “Ibu tidak pernah merasakan apa yang aku rasakan selama ini.” Ibunya memeluknya dan berkata “Apapun yang kamu rasakan, ibu pun ikut merasakannya, Nak. Karena hati ibu selalu bersamamu, Nak.” Cinta dan kasih sayang yang ibunya berikan kepadanya tidak pernah terhenti.

Ketika Febbry menginjak usia yang ke-27 tahun ia baru menyadari ternyata selama ini kebahagiaan itu selalu ada bersamanya. Di setiap waktu yang ia jalani. Kebahagiaan itu adalah kasih sayang seorang ibu yang takkan pernah terhenti untuk mencintai dan menyayangi anaknya sampai akhir hayatnya.

Pesan Cerita :
“Jangan pernah menganggap Tuhan itu tidak adil karena seperti halnya yang telah terdapat di dalam Asma’ul Husna, Allah itu Al-'Adl yang berarti maha adil. Dan setiap makhluk yang tercipta pasti sudah mempunyai kebahagiaan masing-masing dalam kehidupannya, apapun bentuknya.”
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Cerpen: Kasih Ibu"

 
Copyright © 2015 Fauzi Ahmad
Template by Kunci Dunia
Kembali ke atas