Drama Kolosal dalam Perpisahan Kelas 9

Kamis, 11 Juni 2015 merupakan hari yang penuh luapan emosi bagi Siswa SMP Fullday Al-Muhajirin. Perasaan sedih dan gembira beraduk dalam Gedung SKB Purnawarman yang terletak di bilangan Pasar Rebo, Purwakarta. Hari itu SMP Fullday Al-Muhajirin mengadakan prosesi Perpisahan Kelas 9 dan Kenaikan kelas 7 dan 8.

Acara bertajuk drama kolosal berjudul Inlander Tegen atau yang dalam Bahasa Indonesia berarti Pribumi Melawan tersebut dihadiri Siswa SMP Fullday dari Kelas 7 sampai 9, Orang Tua Kelas 9, Para Kepala Sekolah yang dinaungi Yayasan Al-Muhajirin, serta Pengawas Sekolah.


Momen mengharukan terjadi saat prosesi sungkeman. Kelas 9 yang diwakili Nandita AP dan Yusuf NR tampak terisak saat tertunduk sungkem pada Bapak Enang Sutiana, S.Pd (Kepala Sekolah) dan Ibu Mila Jamilah, S.Pd (Wali Kelas).

Selain sajian utama berupa drama kolosal dan prosesi sungkeman. Acara perpisahan tersebut juga diisi dengan acara wisuda tahfidz, imtihan tahsin metode Ummi, dan pengalungan medali bagi alumni dan siswa berprestasi. Sedangkan kreasi seni diisi dengan penampilan musik band, puisi, angklung, paduan suara, dan stand up comedy. @asylumian
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Drama Kolosal dalam Perpisahan Kelas 9"

 
Copyright © 2015 Fauzi Ahmad
Template by Kunci Dunia
Kembali ke atas