RASULULLAH SEBAGAI CONTOH UTAMA DALAM AKHLAK

Oleh: DR. KH. Abun Bunyamin, MA. *)

Secara khusus, Allah memuji Nabi Muhammad Saw sebagai pemangku akhlak yang mulia. Pujian Allah ini tercantum dalam Al Quran surat Al Qalam ayat 4.

وانك لعلي خلق عظيم
“Sesungguhnya engkau adalah pemangku akhlak yang sangat agung.”

Aisyah RA, dalam sebuah hadits riwayat Muslim, tidak mampu menyebut secara rinci mengenai akhlak Rasulullah SAW, ketika seseorang bertanya kepadanya. Aisyah RA. hanya mengatakan bahwa akhlak Rasulullah adalah Al Quran. Artinya, gambaran mengenai akhlak Rasulullah SAW itu terbentang panjang dalam firman Allah yang terdiri atas 114 surat, dari Al Fatihah hingga Al Naas.

Rasulullah SAW adalah orang yang paling pemurah tangannya, paling benar perkataannya, paling bertanggung jawab dalam tindakannya, paling lembut hatinya, paling menarik percakapannya. Siapa saja yang melihat wajahnya akan tampak wibawanya, siapa mendekatinya akan mencintainya. Bentuk tubuhnya sangat menarik, wajahnya pun sangat simpatik.

Aisyah RA menuturkan:
ما خير رسول الله  صلي الله عليه وسلم  بين امرين الا اخذ ايسرها ما لم يكن اثما  فان كان اثما كان ابعد الناس منه وما انتقم لنفسه  الا ان تنتهك حرمة    الله فينتقم لله بها
Tidaklah diminta memilih Rasulullah SAW diantara dua perkara kecuali beliau mengambil yang paling mudah di antara keduanya, sepanjang bukan perbuatan dosa. Apabila perbuatan dosa maka Rasulullah adalah yang paling menjauhinya. Rasulullah selamanya tidak pernah marah dengan urusan pribadi, kecuali kalau kehormatan Allah yang terkoyak maka beliaulah yang yang marah semata-mata karena Allah (HR. Bukhari).

Rasulullah selalu memenuhi hajat siapa saja yang membutuhkan bantuan baik dari anak kecil atau orang dewasa, perempuan atau laki laki, karena yang paling istimewa dalam kepribadiannya adalah Rasulullah tidak pernah menolak permintaan. Dalam satu peristiwa, Rasulullah memberikan sorban yang dipakainya sambil tertawa karena  diminta oleh seorang baduwy yang menarik-narik tubuhnya.

Rasulullah  selalu menahan lidahnya untuk berbicara kecuali sekiranya dengan pembicaraannya itu para sahabat menjadi senang dan tidak akan menghindar.
Beliau selalu menghormati tokoh yang oleh kaumnya sangat dimuliakan, mendukungnya dengan kuat bila sahabatnya berbuat baik, mencela yang buruk dan menjauhinya, selalu bersahaja dalam segala hal, selalu terbaik dalam memberi nasihat dan paling tinggi dalam memberikan derajat persamaannya di hadapan para sahabat.

Beliau tidak pernah duduk atau berdiri kecuali dalam keadaan berdzikir. Rasulullah sangat mampu menahan emosi, sangat berani ketika membela kebenaran, pemaaf bila ada orang bersalah, toleran bila menghadapi perbedaan. Akhlak  Rasulullah sangat tinggi dan tidak ada seorangpun mampu menandinginya.

Rasulullah sangat dikagumi oleh teman dan disegani oleh lawan. Tidaklah seseorang melihatnya kecuali tampak air mukanya yang penuh keceriaan. Saat berhadapan dengan manusia, beliau Saw sangat antusias memperhatikan lawan bicaranya, tidak pernah memutuskan lawan bicaranya. Saat bermunajat kepada Allah tidak jarang beliau Saw mencucurkan matanya karena mengkhawatirkan nasib ummatnya kelak. Saat shalat kebahagiaan sangat terasa terasa seakan kekasih ada di depan matanya. Karena pada saat shalat, hatinya  bersimbah berjuta harapan.

Rasulullah adalah tipe orang yang sangat senang apabila ummatnya berbahagia, tapi sangat menderita apabila ummatnya menderita. Beliau sangat penyayang kepada siapapun bahkan pada makhluk yang tidak bernyawa sekalipun. Sifat penyayangnya bisa dilihat dalam sebuah hadits tentang tata cara penyembelihan, yaitu tatkala akan menyembelih binatang Rasulullah menajamkan pisaunya, memperlakukan binatang dengan sebaik mungkin dan tidak melakukan pemukulan terhadap  binatang sembelihannya. Itulah pula yang kemudian dilakukan oleh kita selaku umatnya.

Kami rindu kepadamu, ya Rasulalllah.

*) Pimpinan PP Al Muhajirin
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "RASULULLAH SEBAGAI CONTOH UTAMA DALAM AKHLAK"

 
Copyright © 2015 Fauzi Ahmad
Template by Kunci Dunia
Kembali ke atas